TRIBUNVIDEO.COM - Pelaku yang menculik dan membunuh siswi SMA di Bengkulu bernama Astrid (15) sempat melepaskan pakaian dan perhiasan korban.. Pelaku melakukan hal itu seusai mencekik korban hingga tewas. Pelaku yang diketahui bernama Yo tersebut mengaku melepas pakaian korban untuk menghilangkan sidik jarinya. Bengkulu- Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika menduga siswi kelas X SMA 2 Rejang Lebong, Bengkulu, AA (15), tewas dimutalasi Yongki. Untuk diketahui, terungkapnya kasus pembunuhan terhadap AA berawal dari laporan penculikan karena pihak keluarga sempat diminta tebusan Rp 100 juta. AA hilang November 2019 dan keluarganya Ap. 0. Bengkulu, Kepolisian Daerah Bengkulu merespon langsung terkait berita seorang ibu rumah tangga bernama Jamiati tidak bisa ambil ijazah anaknya gegara memiliki tunggakan uang sekolah. atas perintah Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Drs. Agung Wicaksono, M.Si melalui Irwasda Polda Bengkulu Kombespol. PengadilanBengkulu tunda permohonan observasi jiwa terdakwa korupsi. Kamis, 16 Juni 2022 16:55 Seorang siswi SMA bunuh diri di sekolah. Senin, Ia mengatakan, korban ditemukan di depan ruang kelas X-MIPA-4 SMAN 1 Srengat, Kabupaten Blitar. Saat itu, memang ada aktivitas sekolah yang masuk. Polisiakhirnya meringkus pelaku yang pembunuhan seorang siswi di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, yang terjadi November 2019. Pelaku mengakhiri hidup kor kotabengkulu kembali di heboh kan pembunuhan sadis BENGKULU, RR - Auzia Umi Detra (16), siswa SMAN 4 Kota Bengkulu yang sempat menghilang beberapa hari lalu, Rabu pagi (7/2) ditemukan tewas. Jenazah Auzia ditemukan di kawasan Lentera Merah, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. . KOTA BENGKULU- Polda Bengkulu menggelar rekontruksi kasus pembunuhan Auzia Umi Derta, yang sempat hilang selama seminggu dan ditemukan sudah meninggal dunia di kawasan Lentera Merah Pelabuhan Pulai Bai, Rabu 21/2/2018. Rekontruksi dilakukan di 9 Tempat Kejadian Perkara TKP.Dari pantauan tampak sejumlah warga serta keluarga Auzia hadir di TKP kawasan Lentera Merah Pelabuhan Pulau Bai, tempat dimana korban ditemukan, untuk melihat dari dekat adegan-adegan rekontruksi pembunuhan sadis satu warga, Hermawati yang ikut hadir dilokasi, mengatakan ingin melihat langsung adegan pembunuhan sadis tersebut serta ingin melihat pelaku.“Kita penasaran aja, saya aja tahan belum masak untuk kesini, karena kita juga punya anak perempuan dimana kesedihan orang tuanya bisa kita rasakan,” Bumi Raflesia digemparkan dengan kejadian pembunuhan sadis siswi SMA Negeri 4 Kota Bengkulu, Auzia Umi Detra 17. Auzia sempat menghilang selama kurang lebih satu Minggu dan ditemukan sudah tidak bernyawa di kawasan Lentera Merah Pulai Baai, pada Rabu 7/2/2018 gadis cantik ini terungkap setelah polisi menangkap teman dekat korban MS 18 yang diduga membunuh dengan motif terdesak dengan pembayaran uang kos yang ditempatinya. Jakarta - Polisi mendalami dugaan kejahatan lain yang dilakukan Yongki dalam kasus pembunuhan siswi kelas X SMA 2 Rejang Lebong, Bengkulu, berinisial AA 15. Pendalaman ini termasuk kemungkinan Yongki melakukan pencabulan terhadap korban."Motifnya murni curas, menguasai harta benda korban. Kalau pencabulan masih kami dalami," kata Kapolres Rejang Lebong, AKBP Jeki Rahmat Mustika saat dihubungi, Kamis 23/1/2020.Bukan tanpa alasan polisi mendalami dugaan pencabulan terhadap AA yang disebut tewas dimutilasi. Polisi menemukan sejumlah celana dalam wanita saat menggeledah rumah Yongki. "Karena pada saat kami geledah juga ditemukan beberapa celana dalam wanita. Artinya kami lihat juga dari psikiater, apakah dia ada gangguan seksualnya, kami harus minta keterangan ahli. Tapi intinya motifnya ingin menguasai motor korban," jelas AKBP kasus pembunuhan terhadap AA berawal dari laporan penculikan karena pihak keluarga sempat diminta tebusan Rp 100 juta. AA hilang November 2019 dan keluarganya melapor pada Desember siang kemarin, aparat gabungan TNI-Polri bersama warga menemukan tengkorak kepala di Sungai Air Merah yang diduga AA. Jeki menegaskan tak ada kejahatan yang sempurna dan pasti bakal terungkap."Tidak ada kejahatan yang sempurna, akun media sosial korban masih aktif, kami langsung lacak medsosnya, masuklah ke si pelaku. Sesuai dengan hasil penggeledahan di angkot, ada HP korban. Sejak SMP korban sudah pakai angkot dia sampai SMA. Memang sudah saling kenal dengan korban," jelas Jeki."Korban motornya mogok menurut pelaku, pelaku menawarkan bantuan, habis itu pada intinya dibawalah ke rumah pelaku, sempat disekap beberapa hari, barulah dia lakukan penculikan itu, minta tebusan, tidak dipenuhi, barulah dibunuh. Usia pelaku sekitar 30-an. Dia tinggal sendiri, tapi dia sudah berkeluarga, pelat nomor motor korban sempat ditukar dengan pelat nomor motor mertuanya," ucap Jeki. gbr/aan Bengkulu ANTARA News - Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Brigjen Pol Coki Manurung mengimbau masyarakat agar tidak percaya atau terpancing berita hoax yang tersebar pascapembunuhan siswi SMAN 4 Kota Bengkulu."Tidak perlu menerima berita hoax sehingga situasi menjadi tidak bagus, pelakunya sudah tertangkap, sedang dalam proses, serahkan pada kepolisian. Begitu juga untuk kasus perempuan hilang tidak lama setelah kejadian ini, dan yang ini sudah ditemukan selamat," kata Kapolda Coki di Bengkulu, Kamis. Auzia Umi Detra, pelajar kelas 2 SMA Negeri 4 Kota Bengkulu dilaporkan keluarganya hilang pada Kamis, 1 Februari 2018. Kepolisian Dearah Bengkulu langsung mengusut kasus tersebut, dan mencurigai beberapa, termasuk salah satunya, mantan pacar korban, MS 17, tersangka merupakan pelajar di SMA Negeri 7 Kota Bengkulu. Dari hasil penyidikan dan pengakuan MS, akhirnya jenazah Auzia dapat ditemukan di salah satu kawasan pantai Teluk Sepang Kota Bengkulu. Pelaku mengaku membunuh karena faktor ekonomi. Saat ini, di media sosial banyak informasi yang dibagikan tentang motif, perlakuan apa saja yang diterima korban Auzia saat kejadian atau suasana pasca ditemukannya korban. "Ini sekarang versi motif pembunuhan banyak nih, ini lah, itu lah, nanti dari hasil autopsi baru kita bisa melihat latar belakangnya. Jadi mohon bersabar, jangan percaya hoax," ujar kapolda. Jika mempercayai informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan apalagi hanya menerka-nerka apa yang terjadi pada korban hanya dengan melihat foto dan kondisi jenazah, hal ini bisa saja membuat keresahan ditengah masyarakat utamanya keluarga dan orang dekat korban. "Jangan dikaitkan dengan sekolah, ini masalah pribadi, kepada keluarga dan teman korban sudah kita sampaikan agar mempercayakannya kepada kepolisian, tidak melakukan tindakan-tindakan lain," ujarnya. Pewarta Boyke ledy watraEditor Suryanto COPYRIGHT © ANTARA 2018 detikNewsKamis, 23 Jan 2020 1052 WIB Ini Cara Polisi Tangkap Pembunuh Sadis Siswi SMA di Bengkulu Siswi SMA di Bengkulu yang dibunuh sopir angkot dinyatakan hilang sejak November 2019. Begini cara polisi mengungkap dan menangkap pelaku. detikNewsKamis, 23 Jan 2020 1023 WIB Polisi Siswi SMA di Bengkulu Dibunuh Sopir Angkot Langganan Polres Rejang Lebong menyebut terduga pembunuh AA 15, pelajar kelas X SMAN 2 Rejang Lebong adalah sopir angkot langganan korban. detikNewsKamis, 23 Jan 2020 0755 WIB Kasus Pembunuhan Siswi SMA di Bengkulu, Polisi Dalami Dugaan Pencabulan "Karena pada saat kami geledah juga ditemukan beberapa celana dalam wanita. Artinya kami lihat juga dari psikiater, apakah ada gangguan seksualnya," kata Jeki. detikNewsRabu, 07 Feb 2018 2224 WIB Siswi di Bengkulu Dikabarkan Dimutilasi, Ini Hasil Penelusuran Polisi Sempat beredar kabar siswi SMA di Bengkulu tewas karena dimutilasi. Begini hasil penelusuran kepolisian. detikNewsRabu, 07 Feb 2018 2141 WIB Hilang Sepekan, Siswi SMA di Bengkulu Ditemukan Tewas Membusuk Korban ditemukan tewas di hutan bakau. Kondisinya membusuk dan sudah dimakan binatang. Apa penyebab tewasnya korban? Jakarta - Seorang siswi SMA di Bengkulu berinisial AU ditemukan tewas membusuk dan tubuhnya sudah tak utuh. Polisi menduga sebagian tubuh AU dimakan membantah kabar bahwa tubuh AU yang tak utuh karena dimutilasi. Diduga tubuh korban dimakan hewan karena TKP yang berada di hutan bakau."Karena sudah seminggu, sudah membusuk. Yang beredar di medsos kan mutilasi, itu nggak benar. Tubuhnya masih utuh tapi memang sebagian dimakan binatang, karena itu kan dekat laut, hutan bakau gitu," jelas Kabid Humas Polda Bengkulu AKBP Sudarno saat dihubungi, Rabu 7/2/2018. AU hilang pada Rabu 31/1 pekan lalu dan pihak keluarga melaporkan sehari kemudian. AU ditemukan hari ini di hutan bakau di kawasan Lentera Merah, Pulau Bay, Bengkulu. Kondisi korban ditemukan sudah membusuk."Hilang Rabu 31/1 pekan kemarin. Dilaporkan hilang oleh orang tuanya. Kemudian lapor ke kami hari Kamis 1/2, kemudian kami melakukan upaya pencarian, tadi pagi ditemukan mayatnya," terang juga sudah mengamankan seorang tersangka berinisial DN. Tersangka juga berstatus pelajar di Bengkulu."Kami amankan orang yang dicurigai, kami lakukan interogasi, pagi itu ngaku. Pagi itu dia diajak ke TKP untuk menunjukkan mayatnya dibuang di mana," belum mengetahui motif tersangka menghabisi nyawa korban. Saat ini DN masih diperiksa dan korban sudah diautopsi. dkp/dkp - Kronologi pembunuhan Astrid, siswi SMA yang ditemukan tinggal tengkorak setelah dua bulan menghilang akhirnya terkuak. Astrid, siswi SMA warga Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dibunuh Yo, sopir angkot langganan dan jasadnya dibuang di bawah Jembatan Air Merah Desa Air Merah, Kecamatan Curup. Detik-detik pembunuhan sadis itu terungkap setelah Yo ditangkap. Berikut uraiannya 1. Mengilang sejak November 2019 Astrid diketahui menghilang sejak November 2019. Sebelum menghilang, Astrid diketahui menerima telpon dari Yo, sopir angkot langganannya. Saat itu Yo meminya bantuan Astrid untuk mengantar kado kepada temannya. "Korban dan pelaku ini sudah saling kenal yaitu korban sering naik angkot pelaku sejak SMP, sehingga korban menyetujui," jelas Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika dikutip dari Sabtu 25/1/2020. 2. Detik-detik pembunuhan Saat sampai di rumah Yo, Astrid meminta air putih kepada pelaku. Saat itu, pelaku menyuruh Astrid untuk mengambil sendiri di dapur. Saat itulah niat pelaku untuk mengambil motor yang dibawa Astrid timbul. Kemudian, pelaku menyusul Astrid ke dapur.

pembunuhan siswi sman 4 bengkulu